Ciri Ciri Servisitis Kronis Dan Cara Mengobatinya

Ciri Ciri Servisitis Kronis Dan Cara Mengobatinya

Selain kanker payudara, kanker serviks (leher rahim) juga menjadi ancaman menakutkan bagi para wanita. Tidak hanya kanker yang memengaruhi serviks, serviks juga bisa mengalami peradangan. Peradangan pada serviks ini disebut servisitis. Seperti halnya jaringan dalam tubuh, serviks bisa meradang karena sejumlah alasanCiri Ciri Servisitis Kronis Dan Cara MengobatinyaCiri Ciri Servisitis Kronis Dan Cara Mengobatinya – Servisitis adalah peradangan yang terjadi pada serviks (leher rahim). Serviks adalah bagian paling bawah dari rahim yang berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina.  Peradangan ini bisa terjadi tanpa ada gejala-gejala yang dirasakan penderita.

Jaringan pada serviks yang meradang bisa memerah, membengkak, berlendir, bahkan bernanah. Jaringan tersebut juga akan mudah berdarah jika tersentuh.

Beberapa faktor yang menyebabkan seseorang lebih berisiko terkena servisitis adalah:

  •     Melakukan hubungan seksual yang tidak aman, termasuk sering bergonta-ganti pasangan dan melakukan hubungan seks tanpa pengaman.
  •     Aktif berhubungan seksual sejak muda.
  •     Pernah terinfeksi penyakit menular seksual.
  •     Memiliki pasangan yang pernah mengidap penyakit menular seksual dan punya kebiasaan sering melakukan hubungan seksual yang tidak aman.
  •     Orang yang pernah mengidap servisitis juga lebih berisiko mengalaminya kembali.

Apa saja tanda-tanda dan gejala servisitis?

Servisitis tidak menimbulkan gejala dan hanya diketahui pada saat pemeriksaan dengan gejala yang meliputi:

  •     adanya cairan (keputihan), kuning atau putih
  •     perdarahan ringan, kotoran vagina berwarna merah muda atau coklat
  •     nyeri di daerah vagina secara teratur
  •     nyeri selama hubungan seksual

Jika servisitis menyebabkan gonore atau klamidia dan menyebar ke tuba falopi, pasien dapat merasakan sakit di bagian panggul.

Herpes simplex virus hanya menyebabkan peradangan di kulit luar daerah vagina namun tidak dapat menyebabkan infeksi pada kelenjar serviks.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda melihat sesuatu yang tidak biasa, maka sebaiknya Anda harus periksa ke rumah sakit atau dokter untuk diuji dan diperiksa. Terutama, Anda harus segera periksa ke dokter jika:

  •     vagina mengeluarkan gas, bau atau warna yang tidak biasa
  •     vagina mengalami perdarahan yang tidak disebabkan oleh menstruasi
  •     nyeri selama hubungan seksual
  •     status dan kondisi dapat bervariasi pada banyak orang
  •    Selalu konsultasikan ke dokter untuk memutuskan metode diagnosis, pengobatan dan perawatan yang terbaik untuk Anda.

Penyebab Servisitis ?

  •     penyakit yang disebabkan oleh parasit seperti gonore, klamidia atau infeksi trikomonas
  •     infeksi virus seperti virus herpes simpleks atau virus HPV menyebabkan herpes genital
  •     infeksi Staphylococcus dan Streptococcus.

Pengobatan dan Pencegahan Servisitis

Penderita mungkin tidak memerlukan pengobatan jika penyebab servisitis yang mereka idap bukanlah berasal dari penyakit menular seksual. Jika memang disebabkan penyakit menular seksual, maka penderita dan pasangannya harus menjalani pengobatan.

Untuk menghindari penularan, penderita dianjurkan untuk tidak berhubungan seksual sampai pengobatan selesai. Beberapa pengobatan untuk menangani servisitis akibat penyakit menular seksual adalah:

  •     Obat-obatan antibiotik, untuk menangani infeksi bakteri seperti gonorea atau klamidia.
  •     Obat-obatan antiviral, untuk menangani infeksi virus seperti herpes genital atau kutil kelamin.
  •     Obat-obatan antijamur.
  •     Terapi hormonal, mungkin akan dilakukan bagi penderita yang sudah memasuki masa menopause dan terbukti infeksinya bukan berasal dari bakteri atau jamur. Dengan terapi hormonal diharapkan sistem kekebalan alami dinding serviks kembali optimal.

Jika cara-cara di atas tidak berdampak positif atau servisitis sudah cukup parah, maka dokter bisa melakukan beberapa tindakan berikut:

  •     Cryosurgery. Penggunaan suhu sangat dingin pada pembedahan untuk menghancurkan jaringan tubuh yang abnormal atau yang terjangkit penyakit.
  •     Elektrokauterisasi (bedah listrik), sering dilakukan untuk mengangkat jaringan yang rusak, dan juga untuk menutup pembuluh darah.
  •     Terapi laser adalah tindakan medis yang menggunakan gelombang cahaya kuat untuk memotong, membakar atau menghancurkan jaringan tubuh.

Ada beberapa langkah untuk mencegah servisitis yaitu:

  •     Selalu gunakan kondom dengan benar saat berhubungan seksual.
  •     Hindari produk-produk kewanitaan yang mengandung parfum atau produk kewanitaan pada umumnya, karena bisa menyebabkan iritasi pada vagina maupun serviks.
  •     Tidak berganti-ganti pasangan seksual.
    Hindari berhubungan seksual ketika pasangan mengidap penyakit menular seksual.
  •     Bagi penderita diabetes, disarankan untuk menjaga kadar gula dalam darah.

Selain itu anda juga dapat melakukan pengobatan dengan mengkunsumsi obat herbal agaricpro. Yang sudah terbukti khasiat dan keampuhannya =>> Obat Servisitis Kronis

May 24, 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *