Cara Herbal Mengobati Liver Dengan Cepat

Cara Herbal Mengobati Liver Dengan Cepat

Cara Herbal Mengobati Penyakit Liver Dengan Cepat,- Anda atau keluarga dan menderita penyakit hati/Liver ? Kini Anda sudah berada di tempat yang tepat. Disini Anda akan mendapat obat hati yang paling ampuh, murah, aman, legal, dan sudah terbukti khasiatnya. Obat penyakit liver alami dari ekstrak madu dengan merk Agaricpro yang terbukti ampuh sembuhkan penyakit Liver sampai tuntas tanpa efek samping. Terima Kasih Kami, Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran dan Gratis Ongkos Kirim . Berikut penjelasannya

Penjelasan Penyakit Liver

Penyakit liver atau hati adalah istilah yang digunakan ketika hati mengalami gangguan sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Liver atau hati merupakan organ terbesar kedua dalam tubuh manusia dengan ukuran kira-kira sebesar bola rugby dan memiliki dua bagian (lobus) kanan dan kiri. Liver terletak di perut kanan atas tepat di bawah tulang rusuk dan memiliki beberapa fungsi di dalam tubuh, antara lain:

  • Metabolisme lemak. Hati menghasilkan empedu dan kolesterol yang berfungsi dalam mencerna dan transportasi lemak dalam tubuh.
  • Metabolisme protein. Hati menghasilkan asam amino untuk menyusun protein yang penting untuk melawan infeksi serta membersihkan amonia yang merupakan produk pembuangan dari metabolisme protein dan beracun bagi tubuh.
  • Metabolisme karbohidrat. Hati adalah tempat menyimpan gula sehingga turut membantu menjaga keseimbangan gula dalam darah.
  • Metabolisme hemoglobin. Hemoglobin merupakan komponen pembentuk sel darah merah sehingga sel darah merah dapat berfungsi dengan normal. Hati menyimpan zat besi sebagai bahan baku membentuk hemoglobin dan membersihkan bilirubin yang merupakan produk buangan dari metabolisme hemoglobin atau sel darah merah. Bilirubin berlebihan dapat membuat tubuh menjadi kuning.
  • Metabolisme obat-obatan dan racun. Hati membuat obat-obatan yang kita konsumsi berubah dari zat aktif menjadi zat yang tidak aktif lalu membersihkannya juga dari dalam tubuh sehingga dapat dibuang melalui urine atau feses. Salah satu zat yang dimetabolisme oleh hati adalah alkohol.
    Membantu pembekuan darah.
    Sebetulnya, hati merupakan organ yang dapat melakukan regenerasi dengan cepat untuk mengganti sel-selnya yang rusak. Akan tetapi, jika sel-sel yang rusak cukup banyak, maka kerja hati untuk tubuh dapat terganggu. Biasanya terjadi penurunan fungsi hati ketika kerusakan sel-sel hati mencapai 75%.

Meskipun penyebab penyakit liver sangat beragam, perkembangan penyakit dan kerusakan jaringan hati memiliki pola yang mirip. Pengenalan tahapan kerusakan hati sangat penting, karena dengan mengetahui tahapan kerusakan hati, akan menentukan tindakan pengobatan dan pencegahan kerusakan jaringan lebih lanjut. Kerusakan jaringan hati akibat penyakit umumnya mengikuti pola tahapan sebagai berikut:

Tahap 1, yaitu fase permulaan penyakit atau inflamasi Tahap ini ditandai dengan adanya inflamasi (peradangan), baik pada jaringan hati maupun saluran empedu. Inflamasi yang muncul disebabkan oleh tubuh yang mencoba memerangi infeksi atau iritasi yang terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita mengalami nyeri perut. Jika tidak ditangani dengan baik, inflamasi dapat membuat kerusakan pada jaringan hati. Namun, pada tahap awal, inflamasi dapat ditangani dan dicegah agar tidak berlanjut ke tahapan berikutnya.

Tahap 2, yaitu fibrosis hati. Fibrosis hati pada dasarnya merupakan suatu proses penyembuhan luka pada jaringan hati akibat inflamasi, namun tidak efektif. Hati yang fibrosis sudah mengalami kerusakan jaringan dan mulai menghambat aliran darah pada Jika penyebabnya penyakit akut, maka kerusakan jaringan hati dapat dipulihkan ke kondisi semula. Namun, jika penyebabnya penyakit kronik, maka fibrosis hati dapat berlanjut menjadi sirosis yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi. Perubahan kerusakan hati dari fibrosis ke sirosis bervariasi pada tiap orang dan dapat berlangsung selama puluhan tahun. Variasi perubahan fibrosis hati menjadi sirosis dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan.

Stadium 3, yaitu sirosis. Sirosis merupakan kondisi kronis yang disebabkan oleh kerusakan jaringan hati dan penyumbatan aliran darah. Penderita penyakit liver yang sudah mengalami sirosis dapat mengalami gejala serius dan membutuhkan perawatan khusus dari dokter. Perawatan yang diberikan berfokus pada meringankan gejala penyakit liver yang muncul dan mencegah gagal

Stadium 4, yaitu gagal hati. Pada tahap akhir ini, terjadi kerusakan hati secara menyeluruh sehingga menyebabkan hilangnya fungsi organ ini secara menyeluruh. Penderita gagal hati memerlukan perawatan khusus untuk meminimalkan risiko kematian. Meskipun perkembangan penyakit liver dari tahap 1 hingga tahap 3 memerlukan waktu bertahun-tahun, kerusakan hati yang sudah mencapai tahap akhir tidak bisa diperbaiki dan dapat menyebabkan kematian.
Jenis Dan Penyebab Penyakit Liver
Jenis penyakit liver sangat beragam. Hingga saat ini, penyakit liver yang sudah teridentifikasi mencapai sekitar 100 jenis penyakit dengan penyebab yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit liver berdasarkan penyebabnya:

Penyakit liver terkait alkohol. Penyebab penyakit liver ini adalah konsumsi alkohol selama bertahun-tahun. Alkohol bersifat toksik untuk sel-sel hati, terutama pada saat organ ini menyaring alkohol dari dalam darah. Pada saat alkohol disaring oleh hati, sel-sel hati dapat mengalami kematian. Meskipun demikian, hati memiliki kemampuan regenerasi, untuk mengganti sel-selnya yang telah rusak sehingga fungsinya tetap terjaga. Akan tetapi, jika seseorang terus-menerus mengonsumsi alkohol, maka kemampuan regenerasi hati dapat terganggu dan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius dan berbahaya.
Non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau perlemakan hati. Dalam kondisi normal, sel-sel hati seharusnya hanya mengandung sedikit lemak, namun pada penyakit liver ini terdapat penumpukan lemak yang berlebih di sel-sel hati. Perlemakan hati seringkali terjadi pada orang yang mengalami obesitas dan memiliki kandungan lemak tinggi di dalam tubuh.

Hepatitis. Hepatitis merupakan penyakit liver yang muncul akibat peradangan pada jaringan hati. Beberapa jenis hepatitis tergolong ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Sedangkan beberapa jenis lainnya merupakan hepatitis serius yang dapat berkembang menjadi sirosis, gagal hati, maupun kanker hati. Hepatitis dapat terjadi secara akut maupun kronis. Penyebab terjadinya hepatitis sangat beragam, di antaranya adalah infeksi virus dan kondisi autoimun. Jenis-jenis hepatitis meliputi hepatitis A, B, C, D, E, dan hepatitis autoimun.

Hepatitis toksik (toxic hepatitis). Ini merupakan peradangan pada jaringan hati akibat tubuh terkena seyawa kimia beracun yang menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan hati. Jenis-jenis racun yang dapat menyebabkan hepatitis toksik sangat beragam, baik itu berasal dari obat, suplemen makanan, atau zat kimia lainnya. Seringkali gejala hepatitis toksik akan menghilang dengan sendirinya pada saat tubuh tidak lagi terpapar senyawa tersebut. Namun, pada beberapa kasus, hepatitis toksik yang lebih serius dapat memicu terjadinya kerusakan jaringan hati secara permanen, sirosis dan gagal hati yang membahayakan nyawa Beberapa jenis obat yang dapat mengakibatkan hepatitis toksik adalah paracetamol, isoniazid, amoxicillin, diclofenac, fenofibrate, dan phenytoin.
Penyakit liver kolestasis (cholestatic liver disease). Kolestasis terjadi akibat gangguan aliran empedu, baik karena berkurangnya cairan empedu maupun karena adanya hambatan pada saluran empedu. Gangguan aliran empedu dapat menyebabkan penumpukan bilirubin di dalam darah. Bilirubin merupakan produk sisa dari penghancuran sel-sel darah merah dan harus dibuang melalui feses maupun urine. Penyebab terjadinya kolestasis di dalam hati cukup beragam, baik akibat gangguan di dalam sel hati (hepatocellular cholestasis) maupun akibat gangguan saluran empedu dalam hati (cholangiocellular cholestasis). Penyebab cholangiocellular cholestasis antara lain: primary biliary cirrhosis, cystic fibrosis, dan primary sclerosing cholangitis.

Penyakit liver yang diturunkan (inherited liver disease). Penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik yang menyebabkan gangguan fungsi organ hati. Dua jenis penyakit liver genetik yang paling dikenal adalah hemokromatosis dan defisiensi alfa-1 Defisiensi alfa-1 antitripsin merupakan penyakit akibat kekurangan protein alfa-1 antitripsin yang diproduksi di dalam hati untuk melindungi jaringan paru-paru dari kerusakan. Selain kerusakan paru-paru, kekurangan protein alfa-1 antitripsin juga dapat mengakibatkan penyakit liver.
Kanker hati. Kanker hati merupakan jenis kanker yang awal munculnya adalah pada organ hati. Terdapat beberapa jenis kanker hati, yaitu hepatocellular carcinoma (HCC), hepatoblastoma, dan cholangiocarcinoma. HCC merupakan bentuk yang paling sering terjadi.

Faktor Risiko Penyakit Liver
Faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit liver, di antaranya adalah:

  • Obesitas.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Terpapar racun atau zat kimia tertentu.
  • Penyalahangunaan NAPZA dengan berbagi jarum suntik.
  • Terpapar dengan darah dan cairan tubuh orang lain.
  • Sering berganti pasangan dalam hubungan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual secara tidak aman.
  • Tato dan tindik.

Gejala Penyakit Liver

Gejala penyakit liver yang muncul pada seseorang sangat beragam, tergantung kepada jenis dan penyebab penyakit liver yang diderita. Berikut beberapa gejala yang dapat ditimbulkan dari penyakit liver, di antaranya adalah:

  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Rasa lelah.
  • Warna feses berubah menjadi pucat seperti dempul.
  • Warna urine berubah menjadi gelap seperti teh.
  • Kulit dan mata menjadi kuning.
  • Gatal-gatal pada kulit.
  • Nyeri perut dan perut membesar.
  • Pembengkakkan pada tungkai dan kaki.
  • Mudah memar.

Diagnosis Penyakit Liver

  • Tes Darah. Tes darah berguna untuk mengetahui kondisi peradanganyang terjadi pada hati dan fungsi organ tersebut. Dalam hal ini, petugas laboratorium akan melakukan:
    Penghitungan sel darah lengkap. Penderita penyakit liver dapat mengalami penekanan sumsum tulang, terutama pada tahap sirosis. Karena itu, akan terjadi penurunan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
    Pemeriksaan fungsi hati. Dalam hal ini, parameter-parameter yang akan dilihat adalah kadar enzim yang dilepas saat hati mengalami peradangan, seperti SGOT dan SGPT, serta ezim yang dilepas oleh sel di saluran empedu, seperti GGT dan alkali fosfatase. Selain itu diperiksa juga kadar protein dan albumin serta bilirubin dalam darah.
    INR. Melihat fungsi pembekuan darah.
    Amonia. Diperiksa bila pasien mengalami gangguan kesadaran yang dicurigai disebabkan oleh gagal hati.
    Deteksi virus. Pemeriksaan ini dilakukan bila dicurigai terdapat hepatitis A, B, C, atau D
    Pemeriksaan ini berfungsi untuk mendapatkan gambaran organ hati secara jelas dan organ-organ disekitarnya. Metode yang dapat digunakan antara lain:
    USG.
  • CT scan.
  • MRI.
  • Biopsi hati. Metode dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan hati menggunakan jarum halus, untuk kemudian dianalisis dengan Pelaksanaan biopsi biasanya didahului dengan pemberian bius lokal pada pasien.
  • Tes Genetik. Tes ini berfungsi untuk mendiagnosis pasien yang menderita penyakit liver yang diturunkan.

Metode yang paling penting dalam mencegah terjadinya sirosis adalah dengan menghindari dan mengatasi penyebab-penyebab yang menimbulkan peradangan pada liver. Jika penyebab peradangan segera ditangani, maka perkembangan kerusakan jaringan liver dari tahap inflamasi menjadi sirosis dapat dihindari. Oleh karena itu, identifikasi penyebab peradangan sangat penting untuk mencegah terjadinya inflamasi pada hati secara terus-menerus.

Cara Herbal Mengobati Penyakit Liver Dengan Cepat

Cara Herbal Mengobati Liver Dengan Cepat,-AgaricPro sebagai Obat Liver merupakan sebuah produk unggulan yang sangat efektif dalam mengatasi berbagai macam penyakit salah satunya adalah penyakit Liver. Terbuat dari bahan-bahan alami yang 100% herbal seperti, Madu fermentasi, Jamur Agaricus Blazei Murril, Ekstrak Kulit Manggis, Ekstrak Sarang Semut, Propolis, Madu, Probiotik, Gula Aren, dan Kelopak Bungan Rosella. Dalam setiap bahannya pun memiliki manfaat-manfaat yang dapat membantu mengobati dan mengatasi Liver secara menyeluruh. Diramu dan diformulasikan langsung oleh para ahli dibidangnya sehingga membuahkan hasil yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. AgaricPro ini berbentuk cairan dan dikemas dalam bentuk sachetan. AgaricPro juga sudah berstandar DEPKES RI. P-IRT 205332202320. Dalam mengobati suatu penyakit seperti Liver, AgaricPro ini hanya membutuhkan waktu yang relatif singkat. Karena AgaricPro ini sangat cepat diserap oleh tubuh sehingga tubuh akan dengan cepat merasakan khasiatnya dalam mengobati penyakit Liver. Untuk itu tunggu apa lagi, konsumsi AgaricPro sekarang juga dan rasakan khasiat luar biasa yang terdapat didalamnya dalam mengatasi penyakit Liver secara menyeluruh.

Penjelasan tentang Masing-masing kandungan Obat asam lambung agaricpro

  • Jamur Agaricus Blazei Murril : Kanker, Tumor, Perlindungan Radiasi (udara, Sinar X,
  • Ultraviolet, Anti oksidan), efektif untuk diabetes.
  • Ekstrak Kulit Manggis : Penyakit Jantung, Arteriosclerosis (plak pembuluh darah), Hipertensi, Trombosis, Antioksidan, Imunitas, Kanker Darah, Kanker paru, kanker Usus, Kanker Hati, Bronchitis.
  • Ekstrak Sarang Semut : Stroke, Darah Tinggi, Liver, Paru-Paru TBC, Kolesterol, Diabetes, Stamina Prima, Sakit Pinggang, Kesemutan, Kaku Punggung Belakang.
  • Propolis : Anti Biotik Alami, Anti Virus, Anti Bakteri, Anti Infeksi, Anti Pembekuan Pembuluh Darah, Untuk Kesehatan Mata.
  • Madu : Sumber Energy Untuk Stamina, Memperlambat Penyerapan Gula Darah Penyembuh Luka, Awet Muda (ANTI AGING).
  • Gula Aren : Mengontrol dan Membersihkan Saluran Pencernaan Mulai Dari Tenggorokan, Usus, Lambung, Sampai Saluran Pembuangan. Mengandung Reboplovin Untuk Stamina Tetap Prima.
  • Probiotik : Kesehatan Saluran Pencernaan, Melindungi Pencernaan dari Bakteri, Patogen, Kanker Kolon Usus, Gangguan Diare, Kontipasi.
  • Kelopak Bunga Rosella : Membantu tekanan darah tinggi, kolesterol, batuk, panas dalam, ambient, melancarkan peredaran darah, melancarkan kencing, buang air besar, memperbaiki saluran kencing dan ginjal, menurunkan kadar gula dalam darah/diabetes, menurunkan asam urat, mencegah kanker Menambah vitalitas dan kesehatan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu kesehatan mata, pengganti cairan elektrolit tubuh, mengontrol berat badan untuk program diet, memperbaiki pencernaan dan mencerahkan kulit, mencegah penuaan dini, menetralkan racun, menurunkan tingkat penggumpalan lemak di hati, mengurangi pusing dan migraine, bagi anak-anak, mempercepat, pertumbuhan otak karena mengandung omega-3 dan memacu pertumbuhan dna, melindungi dari infeksi kuman, anti bakteri.
  • Agaricpro merupakan produk Herbal Madu terfermentasi yang multikompleks khasiatnya karena merupakan kombinasi dari berbagai tumbuhan herbal asli Indonesia
    Dari kombinasi tumbuhan herbal tersebut Produk Herbal AgaricPro mampu menghasilkan mikroba positif yang bekerja untuk merawat dan menjaga kesehatan tubuh. yang disebut Probiotik.

Cara Konsumsi AgaricPro

Pada umumnya cara minum AgaricPro untuk membantu penanganan berbagai macam kasus penyakit adalah sama dan tidak ada efek samping apapun
Pertama kita siapkan 200 cc air/1 gelas air putih (boleh air dingin kulkas, air dingin netral , disesuaikan dengan kondisi pasien) lalu campurkan/masukkan 1(satu) sachet AgaricPro aduk hingga rata dan minum 2 – 3 kali sehari.

Untuk mempercepat proses penyembuhan bisa ditambahkan setiap malam sebelum tidur berkumur pakai AgaricPro (satu sachet) lalu telan
Dosis Untuk Mengkonsumsi AgaricPro Sebagai Berikut :
Usia 1 – 3 bulan 2 – 3 kali sehari dengan dosis 0,3 – 0,5 ml
Usia 1 – 2 tahun 2 – 3 kali sehari dengan dosis ¼ sachet
Usia 2 – 5 tahun 2 – 3 kali sehari dengan dosis ½ – 1 sachet
Usia Dewasa 2 – 3 kali sehari dengan dosis 1 sachet
Untuk mempercepat proses penyembuhan bisa ditambahkan setiap malam sebelum tidur, berkumur dengan 1(satu) sachet AgaricPro lalu telan.
Cara Penyimpanan AgaricPro:

Simpan ditempat yang sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung
Itulah tips penting cara konsumsi AgaricPro yang baik dan benar, bagi Anda yang saat ini belum mencoba khasiat dan manfaat AgaricPro secara langsung, sebaiknya Anda pesan dan konsumsi AgaricPro sekarang juga.

Cara Pemesanan Agaricpro:

cukup via SMS/WA ke No.082 214 101 901 dengan menggunakan

format di bawah ini :

Kode Produk AR # Jumlah Pesanan # nama #Alamat # NO HP

Kirim via SMS / WA Ke : 082-214-101-901

Contoh pemesanan 10 box

AR : 10 Box : Gina Ginanjar-  JL. Cimerak No,101 Bandung –

Jawabarat
 
Kirim Ke 082-214-101-901

Setelah mengirimkan format pemesaann maka admin kami akan membalas dan menginformasikan jumlah biaya yang harus di transfer dan no rekening yang bisa disesuaikan dengan Bank anda.

HARGA OBAT AGARICPRO

Harganya tidak Sebanding dengan Khasiatnya, pengobatan menggunakan Agaricpro Lebih Murah dan Aman

Pembelian Harga Retail Tarif Ongkir
Agaricpro 1 (satu) BOX Rp.200.000,-/box
(isi 10 sachet)
Ongkir Sesuai tarif JNE *1 kg
Pembelian Harga Retail Tarif Ongkir
Agaricpro 3 (Tiga) BOX Rp.550.000,-/box
(isi 10 sachet)
Ongkir Sesuai tarif JNE *1 kg
Pembelian Harga Retail Tarif Ongkir
Agaricpro 5 (Lima) BOX Rp.750.000,-/box
(isi 10 sachet)
Ongkir Sesuai tarif JNE *1 kg

Rekening Pembayaran

BANK MANDIRI


1430010956819

A/ N . ADE PARMAN

BANK BCA


3210421075

A/N . ADE PARMAN

BANK BRI


446401004015536

A/N . SANTI MELAWATI

Hati-hati terhadap penipuan..!!!

Kami tidak pernah Mengganti atau mengalihkan metode pembayaran ke rekening manapun hanya ke rekening  BCA : 3210421075 atas nama Ade Parman, di luar itu kami tidak bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Cara Herbal Mengobati Liver Dengan Cepat

April 14, 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *